Kepada Yth.
CINTA
di -
kamu
Selamat pagi, CINTA.
Last night, aku bermimpi bersamamu.
Engkau kembali hadir ke rumah hati milikmu dan memberikan kunci itu padaku.
Tapi kali ini engkau hadir dengan bentuk yang berbeda, CINTA.
Mengapa kau menyapukan blush on pada pipimu?
Mengapa kau berikan perona mata di daun matamu?
Mengapa kau warnai bibirmu dengan pewarna orange?
Dan ketika aku bertanya demikian, lagi-lagi kau menghindar.
Tadi malam kau kembali ke rumah hatimu dengan membawa seorang teman lucu.
Tapi, sepertinya kesulitan ada di depan mata..
Kakakku tak menyetujui kau kembali menempati rumah hatimu seperti dulu lagi.
Kau adalah sosok mengerikan yang selalu merendahkanku, katanya.
Selalu akan mempermainkanku jika nanti aku kembali mengizinkanmu pulang, katanya.
Aku takut benar adanya, CINTA.
CINTA, aku menunggumu. Seribu atau sepuluh ribu hari lagi..Aku tetap berjaga di teras rumah hatimu yang tak lain adalah hatiku.
Aku menunggumu pulang seperti dulu.
Yours.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar