Kepada Yth.
CINTA
di -
kamu
CINTA, aku ingin pergi! Pergi dari tempat ini dan meninggalkan semua yang terjadi!
Aku ingin berlari ke tempat dimana tak ada lagi cobaan hati seperti hari ini!
CINTA, masih ingatkah kau tempat pertemuan pertama kita waktu dulu?
Kau adalah yang pertama menyambutku dengan senyuman ketika derai air mataku tak kunjung berhenti.
Aku ingin pergi ke tempat itu dan mengulang semuanya agar tak sakit seperti ini.
Aku ingin memperbaiki segala kebodohan yang kulakukan padamu waktu itu.
CINTA, aku sedang mengalami krisis hati.
Apa yang kulakukan sehingga jadi seperti ini!
Aku butuh kau, CINTA!
Aku butuh kau sebagai bejana kesedihanku! Aku butuh kau untuk mengusap derai air mata di hatiku hari ini, saat ini juga!
CINTA, bawa aku lari! Bawa aku pergi dari tempat ini, dimana kita dapat memulai hidup baru tanpa semua ini.
Kau tahu, aku tak melakukan apapun hari ini! Berdiam diri di dalam kamar dan hanya menonton film yang sudah entah keberapa kali kuputar.
Tapi kau tak ada disini untuk menghiburku.
Hatiku penat dan penuh beban yang harus kukeluarkan. Tapi aku tak lagi memiliki bejanamu.
CINTA, kutuk aku agar aku terus mencintaimu dan tutuplah mata hati serta semua indra lain dari CINTA semu selain kau.