Inang...
Kamu dimana???
Aku rindu.
Aku rindu sampai ke relung hati.
Rindu yang selama ini kupaksa untuk terbuang, ternyata tak bisa.
Rindu yang selama ini aku coba hiraukan malah membuat otakku kacau.
Inang...
Kamu dimana???
Sehat kamu disana???
Aku... Rindu.
Sudah sekian tahun aku memendam rindu yang setiap kali selalu menghujam jantung.
Sudah sekian tahun dan aku masih terus menghafal namamu.
Aku rindu kamu, nang.
Seandainya bisa aku berlari dan menemuimu, maka izinkan aku kali ini untuk berada disitu sebentar saja.
Walaupun sebenarnya aku ingin lama.
Bolehkah?