Selasa, 03 Juni 2014

Pisah....

Pertemuan dan perpisahan sesungguhnya adalah dua kata yang tidak dapat dipisah.

Pada akhirnya, kita semua akan melewatinya.
Seperti hari ini,
Hari dimana aku harus memilih untuk tetap disini atau berpisah denganmu.

Ah, kata yang paling kubenci seumur hidupku akhirnya datang juga.
Pisah.
Membiarkanmu melewati hari2 berat sendirian tanpa tempat untuk melepas letih.

Lagi2 kata itu kembali hadir dalam hidupku.
Sial! 
Pergi untuk introspeksi diri dan membiarkanmu fokus bekerja demi tujuan dan cita2 hidupmu yang tak lain adalah aku.

Sepertinya waktu kita telah usai.
Mungkin memang saatnya kita berjuang untuk hidup kita masing2 sampai batas waktu yang ditentukan.

Biadab!! Satu keputusan sulit harus kembali kuambil!
Terlalu banyak DEMI dan meninggalkanmu sendiri. 
Aku tak ingin.

Senin, 02 Juni 2014

Selamat ulang tahun, mbak

Udah genap setahun rumah tanpa mbak.
Sepi, mbak.

Satu kata yang paling ingin dita ucapin... Rindu.
Rindu kita yang dulu.
Rindu semua hal gila yang pernah kita lalui sama2.
Rindu segalanya yang dulu.

Rumah tanpa mbak udah gak lagi sama.
Semuanya berubah seiring berjalan waktu.
Semua orang sibuk dengan kesibukan masing2 hingga gak sempat untuk singgah.



Maaf, satu kata lagi yang terucap.
Maaf karena terlalu lama tidak mengunjungi, mbak.
Maaf karena terlalu lama tidak menitipkan doa, mbak.
Dan, maaf karena dt masih punya begitu banyak salah, mbak.

Selamat ulang tahun, mbak.
Semoga mbak mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah Yang Maha Esa.
Diringankan langkahnya menuju syurga.
Dihapus semua dosa2.
Dan mendapatkan kebahagiaan di alam sana.
Amin ya robbal alamin.
Al fatihah.

Baik2 disana, mbak.
Insya allah kita akan segera bertemu dan berkumpul kembali.